Grojogan Sewu

]


Air terjun Grojogan Sewu terletak di Tawangmangu suatu kawasan sebelah barat lereng gunung Lawu dengan ketingggian 1.305 m, berudara segar banyak terdapat villa dan penginapan. Tawangmangu dapat dicapai dari kota Solo dengan menggunakan bus jurusan Solo - Tawangmangu.
Ada beberapa tempat wisata dan yang sangat terkenal adalah air terjun Grojogan Sewu, di areal taman Grojogan Sewu disini terdapat banyak kera dan kita dapat menikmati sate Kelinci.
Pemandangan yang indah dan udara yang sejuk menjadikan tujuan utama bagi para pengunjung untuk berakhir pekan bersama keluarga. Selain Grojogan Sewu dikawasan Tawangmangu terdapat juga obyek wisata Balekambang, bumi perkemahan, villa dan restaurant yang semua itu adalah sarana dan fasilitas rekreasi keluarga yang benar-benar tak terlupakan. Ditambah dengan adanya tradisi upacara Dukhutan, Mondosiyo, Suryo Jawi menambah daya tarik tersendiri untuk diabadikan.
Menurut cerita wayang Prabu Baladewa pada saat menjelang perang Baratayudha, disuruh Kresna untuk bertapa di Grojogansewu. Hal ini untuk menghindari Baladewa ikut bertempur di medan perang, sebab kesaktiaannya tanpa ada musuh yang sanggup menandingiya.
Di depan air terjun grojogan sewu terdapat sebuah jembatan yang disebut "kretek pegat". adapula yg menamai jembatan "pegat sih". nama itu diberikan berdasrkan pengalaman empirik, bahwa jembatan tersebut sering mengakibatkan pegatan atau perceraian. Pada hari2 tertentu saat petang datang sering terlihat seorang kakek melintas diantara kabut yang menyelimuti kretek pegat. Mereka percaya bahwa kakek itu adalah makhluk gaib andhahan (bawahan) penguasa lelembut di Grojogan Sewu. yakni Kyai Baladewa.
Di Tawangmangu ada juga air terjun Pringgodani, tempat bertapa Prabu Anom Gatotkaca anaknya Bima. Untuk menuju kesana melewati jalanan yang sempit dan terjal. Disini terdapat pertapaan yang juga ada sebuah kuburan yang konon merupakan kuburan Gatotkaca. Kuburan ini dikeramatkan dan banyak pejiarah yang datang. Diatasnya terdapat hutan Pringgosepi.

0 Response to "Grojogan Sewu"

Posting Komentar